Judi Di Surabaya

Judi Di Surabaya

Judi Di Surabaya – Polrestabes Surabaya menemukan aktivitas perjudian online di Surabaya dan menangkap sindikatnya. Sebanyak 7 tersangka dikawal Satreskrim Polsek Sutrabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, pada 8, 10, dan 15 Agustus 2022, Kapolda Surabaya mendapat perintah untuk melakukan operasi penangkapan pelaku judi online. . Penangkapan itu tidak dilakukan serentak dalam sehari, melainkan bertahap.

Judi Di Surabaya

Ia juga menjelaskan, polisi berangkat dari laporan masyarakat. Setelah itu, anggota bergerak menangkap pelaku GJ (33 tahun) di kawasan Kenjeran pada 8 Agustus lalu. GJ juga merupakan pemain judi online di kota surabaya.

Pelaku Judi Burung Diamankan Polsek Tambaksari Surabaya

“Kemudian pada 10 Agustus, saudara FG (33) ditangkap di kawasan Kenjeran,” kata Mirzal kepada wartawan di Polrestabes Surabaya, Sabtu (20 Agustus 2022).

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, pihak kepolisian menemukan fakta bahwa sebenarnya mereka mengirimkan hasil permainan judi online kepada bosnya, BH (34 tahun). Polisi menangkap BH.

“Terkait pelaku BH, ditemukan yang mengumpulkan uang dari judi online ada tiga pelaku asal Surabaya. Diantaranya adalah HGP (40), BKT (23) dan TDKT (30),” ujarnya.

Polisi terus mengembangkan kasus tersebut hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku HGP di kawasan Krembangan. Kemudian BKT dan TDK diamankan di kawasan Pakuwon Surabaya.

Judi Online Terus Diberangus, Di Surabaya Polisi Bongkar Sindikatnya

“Berdasarkan kesaksian masing-masing subjek, ditemukan bahwa ada dua orang yang sangat terkait dengan organisasi perjudian online. Yaitu BSG alias LOUIS yang bertindak sebagai koordinator semua pendapatan perjudian dan TS adalah Bos Besar atau orang dalam. penanggung jawab seluruh operasional judi online di wilayah Jawa Timur masih dalam pengembangan,” jelasnya.

Di antara 7 tersangka tersebut, mereka berperan sebagai pemain, agen, penabung, pengurus, kolektor atau pengedar. Bos besar atau kurator masih dibina polisi.

Dari hasil asesmen, pihak kami melakukan pencarian di dua lokasi berbeda. Lokasi yang digunakan pelaku sebagai markas sindikat judi online yakni di Sukomanunggal, Kalijudan dan Mulyorejo Surabaya.

“Selain menangkap 7 pelaku, kami juga menyita barang bukti antara lain 1 handphone iPhone 13 Promax, 3 ATM BCA, 3 handphone, 24 komputer, 5 handphone Itel, 1 buku tabungan, 1 kunci BCA, 1 iPhone. 11 ponsel Promax, 1 CPU, 1 monitor ASUS dan 1 monitor ACER,” jelasnya.

Brantas Bisnis Konsorsium Judi Online Surabaya

Soal pendapatan, kata Mirzal, hingga saat ini penyidik ​​Jatanras masih menghitung. Karena pihaknya masih menelusuri rekening yang digunakan pelaku untuk bertransaksi judi online.

Tidak hanya itu, dalam penyelenggaraan judi online ini Pollestabes Surabaya menemukan 16 website yang relevan. Timnya akan berkembang lagi untuk merambah judi online di Surabaya.

“Ada taruhan bola, taruhan togel, semuanya menggunakan perangkat elektronik yang bisa diakses oleh siapa saja dengan ponsel atau internet,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tujuh pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) 1e, 2e ayat (3) Tambahan Pasal 303 bis ayat (1) ke 1 KUHP jo Pasal 1, Pasal 2 UU RI No. 7 tahun 1974 tentang Kontrol Perjudian. Sindikat judi online yang beroperasi di wilayah Jawa Timur khususnya Kota Pahlawan di Surabaya dibekuk dan ketujuh pelakunya ditangkap Satreskrim Polrestabes Sutrabaya.

Pelaku Judi Online Di Probolinggo Dibekuk Polisi

Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan Kapolrestabes Surabaya, melalui Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, “Berawal dari informasi masyarakat, anggota kemudian bergerak cepat mengamankan salah satu pelaku GJ(33), seorang Warga surabaya daerah kenjeran surabaya pelaku gj adalah pemain judi online di kota surabaya.

“Setelah itu polisi melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, menangkap pelakunya yaitu FG (33), mereka warga Surabaya yang ditangkap di Jalan Kenjeran Surabaya,” kata Mirzal, Sabtu ( 20 Agustus 2022).

Kepala Bareskrim menjelaskan, “Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua pelaku diketahui mengirimkan uang judi online kepada seorang berinisial BH (34) yang berdomisili di Surabaya, maka pelaku dilindungi oleh anggota Polsek Jatanras Surabaya.

Mirzal menjelaskan, “Untuk pelaku BH, diinformasikan lebih lanjut bahwa yang menghimpun uang dari judi online adalah tiga pelaku asal Surabaya, yakni HGP (40), BKT (23) dan TDKT (30).

Asyik Main Judi Bingo, 4 Warga Manukan Ditangkap Polisi

Mirzal menambahkan, setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, polisi berhasil menangkap pelaku HGP di kawasan Krembangan, Surabaya, sedangkan BKT dan TDK diamankan di kawasan Pakuwon, Surabaya.

“Berdasarkan pencocokan deskripsi masing-masing subjek, ditemukan bahwa ada dua orang yang sangat terkait dengan organisasi perjudian online, yaitu BSG alias LOUIS yang bertindak sebagai koordinator semua pendapatan perjudian. Dan TS adalah Big Boss atau penanggung jawab dari seluruh aktivitas judi online di wilayah Jawa Timur,” kata Mirzal.

Terakhir, Mirzal menjelaskan, Dari hasil penyelidikan, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda yang diyakini pelaku dijadikan markas atau base camp organisasi tersebut, kemungkinan besar di kawasan Sukomanunggal Kalijudan dan Mulyorejo. Surabaya.

“Selain menangkap 7 pelaku, polisi juga menyita barang bukti di tangan mereka antara lain 1 ponsel iPhone 13 Promax, 3 ATM BCA, 3 ponsel, 24 komputer, 5 ponsel merek Itel, 1 buku tabungan, satu kunci BCA, satu ponsel, iphone 11 promax, CPU, monitor ASUS dan monitor ACER,” tutupnya.

Polrestabes Surabaya Limpahkah Berkas Para Bos Judi Online Ke Kejari Tanjung Perak, Ada ‘koordinasi’ Khusus?

Atas perbuatannya, 7 pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) 1e, 2e ayat (3) Tambahan Pasal 303 bis ayat (1) ke 1 KUHP jo Pasal 1, Pasal 2 UU RI No 7 Tahun 1974 tentang pengendalian perjudian. (HMS) Surabaya, – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya telah menangkap organisasi judi online yang beroperasi di Surabaya. Sebanyak 7 tersangka diamankan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, kasus judi online ini diketahui setelah anggota mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan. Alhasil, anggota menangkap GJ (33 tahun), seorang pemain judi online di kawasan Kenjeran.

Polisi kemudian menindak pelaku lain yang anggotanya mengamankan penjudi online lainnya, FG (33), di Jalan Kenjeran Road.

Dalam pemeriksaan, GJ dan FG mengaku telah mengirimkannya kepada BH (34 tahun), warga Surabaya, yang kemudian ditangkap. Dari hasil pengembangan BH, petugas memperoleh informasi dari kolektor judi online lainnya.

Polda Jatim Berhasil Ungkap Judi Online Beromset Jutaan Rupiah

Mendapat informasi dari BH, polisi akhirnya menangkap tiga kolektor, yakni HGP (40), BKT (23), dan TDKT (30), semuanya warga Surabaya.

Mirzal mengungkapkan, berdasarkan hasil interogasi, anggotanya mendapatkan bos besar organisasi judi online dari dua tersangka, yakni BSG alias Louis. Dia bertindak sebagai koordinator dari semua pendapatan perjudian di Jawa Timur.

Selain menangkap tujuh orang tersangka, polisi juga melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di kawasan Sukomanunggal, Kalijudan dan Mulyorejo, Surabaya, yang diduga digunakan pelaku sebagai markas atau markas organisasi tersebut.

Secara bersamaan, aparat menyita barang bukti berupa 1 buah Handphone merek Iphone 13 Promax, 3 Kartu ATM BCA, 3 Handphone, 24 Komputer, 5 Handphone Itel, 1 Buku Tabungan, 1 Kunci BCA, 1 Handphone iPhone 11 Promax , 1 CPU, 1 layar komputer asus, dan 1 layar merek accer.

Arena Judi Merpati Makam Rangkah Dan Rel Sidotopo Surabaya, Diobrak Abrik Polisi

“Kasus judi online masih kami kembangkan karena masih ada beberapa pelaku yang belum tertangkap dan disebut DPO,” kata Mirzal. (rio) Akun Twitter anonim bernama Opposite090192 membeberkan tuduhan terhadap beberapa oknum polisi yang dilakukan oleh dua orang kaya raya di Surabaya.

Akun Opposite090192 sendiri banyak membagikan kicauan Irjen Pol Ferdy Sambo sejak tewasnya anak buahnya, Brigjen J.

Tak hanya membahas Brigjen J, akun anonim itu juga menyinggung kasus tewasnya anggota Front Pembela Islam di Tol Cikampek KM 50 yang juga ditangani Ferdy Sambo.

Baca Juga: Karier, Profil, dan Kekayaan Irjen Fadil Imran, Ryan Jombang Pernah Ditangkap Karena Tentara Siber Islam

Bulan, Polda Jawa Timur Dan Jajaran Tangkap 500 Bandar Judi

Selain itu, akun tersebut membahas perjudian online. Dalam cuitan terbarunya, Rabu, 17 Agustus 2022, ia mengunggah empat foto yang memperlihatkan bagan berisi beberapa oknum polisi dan meraup keuntungan dari nama Crazy Rich Surabaya.

Video yang diunggah berisi empat gambar, masing-masing membahas evolusi tuduhan judi online. Postingan itu berjudul Emperor Sambo and the 303 Association.

Selain Steven Setiono alias Steven Ndut, orang kaya lain yang dituding adalah Tom Liwaf. Dalam bagan tersebut, diduga bahwa dua orang kaya gila telah berinvestasi dalam perjudian online dengan membuat lebih dari 10 situs web bekerja sama dengan mafia perjudian Filipina.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tersangka, 5 Jenderal Lain Ditangkap Terlibat Kematian Brigjen J? Pemeriksaan fakta

Tempat Judi Merpati Di Bronggalan Surabaya Digerebek, Kandang Habis Dibakar

Selanjutnya, bisnis sah milik Tomi Liwafa sendiri dijadikan sebagai tempat pencucian simpanan 303. Hasil pencucian uang tersebut kemudian disetorkan. Soal ini, Steven Setiono buka-bukaan. Ia menanggapi tudingan itu melalui Instagram story @stevenndut.

Namun informasi yang ia terima melalui WhatsApp tidak langsung masuk ke akun Twitter Opposite090192. “Nasib saya jadi viral tiap tahun. Di medsos jadi viral kali ini. Di Australia Barat ada hoaks soal saya investasi judi,” kata Steven via story, Kamis, 18 Agustus 2022.

Dia bilang itu tipuan. Tapi dia bangga dengan tipuannya yang menyebut dia seorang investor. Steven Setiono secara mengejutkan kaya karena tuduhan ini, meski dia setuju dengan itu.

“Wkakakakak, tapi saya bangga kali ini hoax bagi saya sebagai investor. Artinya saya super kaya kan? “Lagi-lagi orang yang menyebarkan itu hebat. Nah. Sekian dan terima kasih. Waktunya pesta yang menyenangkan,” tutupnya.

Sepanjang Tahun 2022 Sindikat Judi Online Dibongkar Polda Jatim,500 Tersangka Ditahan

Banyak orang mentweet tentang Ferdy Sambo, akun Opposite090192 saat ini telah menghilang dari Twitter yang diikuti pada Kamis, 18 Agustus 2022. Meski begitu, tweet terakhir Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 telah dikomentari, direpost, dan disukai oleh puluhan orang secara luas. ribuan pengguna Twitter.

Lirik Tahun Baru Imlek dari Gong Xi Gong Xi ke He Xin Nian dalam Bahasa Mandarin Lengkap Artinya DAERAH SURABAYA RAYA – Soal Paguyuban Ferdy Sambo 303 masih dalam pembahasan. Di tengah panasnya perkara, Polrestabes Surabaya menangkap seorang taipan judi online berinisial GJ dan jaringannya.

Jaringan judi GJ juga ditangkap. Sebut saja BH, FG, HGP, BKT dan TDKT. Dalam kasus 303 (perjudian) ini, mereka berperan sebagai pemain, dealer, deposan, administrator, kasir sampai ke rumah.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik ​​Polrestabes Surabaya kini mulai mengajukan kasus terhadap taipan judi GJ dan jaringannya.

Arena Judi Domino Diparkiran Trailler Margomulyo Surabaya Di Grebek Satuan Unit Reskrim Polsek Krembangan Surabaya

Baca juga: Urusan Kerajaan

Judi legal di indonesia, judi terbesar di indonesia, bandar judi terbesar di indonesia, tempat judi di singapura, game judi uang asli di android, web judi terbesar di indonesia, judi terpercaya di indonesia, bandar judi terbesar di dunia, aplikasi judi di playstore, lowongan kerja judi di malaysia, lowongan kerja judi di jakarta, bandar judi togel terbesar di dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *